Starbucks Lakukan Phk Massal, 1.100 Karyawan Terdampak

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Daniela Sirtori - News

Bloomberg, Starbucks Corp mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.100 tenaga kerja korporat dalam upaya meningkatkan efisiensi dan mempercepat perubahan guna merevitalisasi perusahaan.

PHK ini mencakup sekitar 7% dari total tenaga kerja dunia nan bekerja di luar jaringan toko milik perusahaan. Namun, posisi di bagian pergudangan dan operasional lainnya tidak terdampak oleh restrukturisasi ini. Starbucks sendiri tidak mengungkapkan jumlah pasti pekerja korporatnya, tetapi sebagian besar karyawannya di seluruh bumi bekerja di warung kopi milik perusahaan.

CEO Starbucks, Brian Niccol, nan menjabat sejak September di tengah penurunan penjualan, telah mengumumkan rencana restrukturisasi ini pada Januari lalu. Karyawan nan terkena akibat bakal diberitahu pada Selasa (25/02/2025), menurut pengumuman resmi perusahaan. Selama seminggu penuh, para pekerja korporat diminta untuk bekerja dari rumah.

Sebagai bagian dari strategi efisiensi, Starbucks juga bakal menghapus plagiatisme peran dalam struktur organisasinya. Perusahaan ini mengikuti langkah sejumlah perusahaan besar lainnya nan memangkas lapisan manajemen, termasuk Southwest Airlines Co, nan awal bulan ini mengumumkan rencana PHK 15% tenaga kerja korporatnya—gelombang PHK pertama dalam sejarah maskapai tersebut.

Selengkapnya