Gubernur Jakarta Pramono Anung: Suasana Belum Kondusif, Mendagri Larang Kepala Daerah Ke Luar Negeri

Sedang Trending 13 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

, Jakarta - Gubernur Jakarta Pramono Anung telah menerima pengarahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di tengah situasi Jakarta nan memanas lantaran adanya tindakan unjuk rasa.

Arahan disampaikan Mendagri Tito Karnavian dalam rapat koordinasi berbareng kepala daerah se-Indonesia secara daring pada Sabtu 30 Agustus 2025.

"Semua wali kota dan pejabat mengenai memahami petunjuk agar penyelenggaraan pemerintahan melangkah tertib sekaligus menenangkan masyarakat," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Sabtu 30 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut, Tito memberikan sejumlah arahan, antara lain menunda sementara perjalanan ke luar negeri bagi kepala daerah, mengurangi aktivitas selebrasi berlebihan nan berkarakter hura-hura alias menunjukkan kemewahan, serta menjaga komunikasi publik pejabat wilayah agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

Lebih lanjut, Pramono juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga Jakarta.

Selain internal Pemerintah Provinsi alias Pemprov Jakarta, pihaknya juga bakal melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jakarta serta organisasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan ibu kota.

"Menjaga Jakarta tidak cukup hanya dilakukan Pemprov DKI, tetapi juga perlu keterlibatan publik. Karena itu, kami bakal menggelar rapat Forkopimda, nan tidak boleh diwakilkan, semua kudu hadir. Kami juga bakal berkoordinasi dengan ketua ormas, baik kepemudaan, keagamaan, maupun lainnya, untuk bersama-sama menjaga Jakarta," jelas Pramono.

Menurut Pramono, aktivitas keagamaan tetap diperbolehkan berlangsung. Namun, sejumlah aktivitas selebrasi berskala besar dibatalkan, termasuk Karnaval Budaya nan semula dijadwalkan pada Minggu (31/8/2025) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Istana kemudian meminta maaf dan juga angkat bicara menanggapi kejadian tewasnya pengemudi ojek online usai ditabrak kendaraan taktis Brimob imbas berantem meluasnya tindakan demo di DPR.

Pramono: Moda Transportasi di Jakarta Kembali Normal, Halte Terbakar Segera Diperbaiki

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan moda transportasi di Jakarta telah kembali beraksi dengan normal setelah sempat terdampak demo nan berjalan ricuh pada Jumat 29 Agustus 2025. Ia juga menegaskan halte nan terbakar bakal segera diperbaiki.

"Seluruh moda transportasi sekarang sudah dibuka dan armada nan menjadi kewenangan BUMD kudu tetap beroperasi," kata Pramono dalam keterangannya, Sabtu 30 Agustus 2025.

Menurut Pramono, selain membuka kembali jasa transportasi, Pemprov DKI juga bakal mempercepat perbaikan halte dan akomodasi umum (fasum) nan rusak.

"Halte maupun akomodasi umum nan terbakar saya minta untuk segera diperbaiki," kata Pramono.

Dia menjelaskan, perbaikan di beberapa titik halte nan rusak telah berjalan. Salah satunya halte Slipi 1 nan sekarang sudah mulai bisa digunakan kembali.

"Di beberapa tempat sudah dilakukan perbaikan termasuk nan di awal di Slipi 1 sekarang sudah mulai bisa dibuka dan dinormalkan kembali," katanya.

Pramono juga mengaku telah meninjau sejumlah letak nan terdampak. Ia juga melakukan koordinasi dengan Pangdam dan Kapolda untuk mempercepat pemulihan fasilitas.

"Pagi tadi saya sudah berkeliling memandang titik-titik kerusuhan, ada beberapa perihal nan langsung kami tindaklanjuti," ucapnya.

Selain moda transportasi dan halte, Pramono meminta petugas lapangan tetap bekerja seperti biasa. Hal ini termasuk petugas PPSU alias nan dikenal sebagai pasukan oranye, biru, dan hijau.

"Besok kita bakal minta pasukan oranye nan biasanya hari Minggu dibuat shift, kali ini semua mereka kudu bekerja seperti biasa," kata Pramono.

Ia menekankan langkah ini diambil agar aktivitas masyarakat kembali melangkah normal.

"Kami mau akomodasi umum kembali pulih secepat mungkin sehingga penduduk bisa beraktivitas dengan kondusif dan nyaman," jelas Pramono.

Pramono Anung: CFD Jakarta Tetap Ada Minggu 31 Agustus 2025

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) alias Car Free Day (CFD) bakal tetap berjalan pada Minggu 31 Agustus 2025.

Keputusan ini diambil dengan catatan situasi di Jakarta nan tetap kondusif hingga malam ini.

"Car free day besok kami tidak larang. Sehingga dengan demikian jika kemudian sampai dengan sore alias malam ini tidak ada nan luar biasa, besok car free day tetap kita buka seperti biasa," ujar Pramono di rumah duka pengemudi ojek online, Affan Kurniawan di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 30 Agustus 2025.

Dia juga memerintahkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta untuk mengintensifkan sosialisasi program Jaga Jakarta. Program ini bermaksud meningkatkan kesadaran penduduk agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban kota.

"Saya meminta dan memerintahkan kepada Dinas Kominfo untuk perihal nan berangkaian dengan Jaga Jakarta itu betul-betul secara masif disosialisasikan dan sekarang sudah kita mulai," ucap Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Selain itu, Pemerintah Provinsi alias Pemprov Jakarta menginstruksikan sebagian aparatur sipil negara (ASN) tetap bekerja akhir pekan ini. Menurut Pramono, langkah ini dilakukan agar pelayanan dan pengawasan melangkah optimal.

"Kepada seluruh tenaga kerja Pemda nan biasanya Sabtu Minggu libur, saya minta separo-separo," kata dia.

Pramono Anung menegaskan patokan tersebut sudah diberlakukan pada hari ini.

"Jadi hari ini kita di Balai Kota tetap bekerja 50 persen masuk, 50 persen diliburkan," tandas dia.

Selengkapnya