ARTICLE AD BOX
Minggu, 31 Agu 2025 23:26 WIB

Jakarta, --
Polda Jawa Barat memulangkan 23 orang nan ikut demonstrasi berujung kericuhan di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan dari total 147 orang nan diamankan, 23 orang telah dipulangkan dengan rincian 18 orang dewasa dan lima orang anak.
"Pelepasan ini sebagai corak transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Selama diamankan, mereka mendapat perawatan kesehatan, makanan, dan pembinaan agar tidak kembali terlibat tindakan unjuk rasa," kata Hendra di Bandung, Minggu (31/8), dikutip Antara.
Hendra mengklaim demo nan terjadi pada 29 hingga 31 Agustus 2025 tersebut tidak diwarnai orasi penyampaian pendapat, melainkan aksi pelemparan batu, kayu, hingga molotov ke arah petugas.
"Ribuan molotov dari botol miras dan barang besi lainnya mereka lemparkan ke petugas. Banyak akomodasi umum serta kendaraan roda dua nan terparkir pun dibakar," ujarnya.
Menurut dia, tindakan juga menyebabkan kerusakan pada akomodasi pelayanan masyarakat, termasuk pos polisi, kamera CCTV, dan sejumlah traffic light nan membikin arus lampau lintas terganggu.
"Akibat perusakan traffic light itu, ada titik-titik jalan nan berpotensi menimbulkan kemacetan," katanya.
Hendra berambisi situasi usai kericuhan dapat segera pulih, serta seluruh pihak dapat menahan diri agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu nan dapat memecah belah masyarakat.
Selain itu, dia juga mengimbau orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya, mengingat sebagian besar diamankan pada malam hingga awal hari.
"Kami minta kepada orang tua untuk mengawasi betul anak-anaknya dan keberadaan mereka di mana. Apalagi, umumnya nan kami amankan ini mereka diamankan pukul 21.00 WIB ke atas hingga pukul 03.00 WIB," ujarnya.
(antara/fra)
[Gambas:Video CNN]