Pbnu Instruksikan Warga Nu Jaga Suasana Kondusif Dan Tidak Terprovokasi

Sedang Trending 13 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

, Jakarta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan petunjuk resmi kepada seluruh pengurus dan penduduk Nahdlatul Ulama untuk menjaga persatuan bangsa serta stabilitas nasional secara menyeluruh.

Instruksi PBNU ini menindaklanjuti support penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kehidupan kebangsaan nan rukun, tenteram dan berkeadaban di seluruh Indonesia.

Surat petunjuk dengan nomor 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025 itu ditujukan langsung kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia sebagaimana diterima di Jakarta, Sabtu malam.

Surat petunjuk itu ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar; Katib Aam PBNU KH. Akhmad Said Asrori; Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staguf; hingga Sekretaris Jenderal PBNU Drs. H. Saifullah Yusuf.

PBNU menekankan pentingnya meneguhkan kepercayaan serta loyalitas kepada pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk nyata komitmen kebangsaan dan konsistensi perjuangan Nahdlatul Ulama di tengah dinamika nasional.

Selain itu, PBNU meminta seluruh jejeran melakukan komunikasi serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, abdi negara keamanan, tokoh masyarakat dan beragam pihak untuk menciptakan suasana kondusif.

Instruksi juga menggarisbawahi perlunya konsolidasi internal organisasi agar seluruh jaringan jam’iyah bisa menjaga disiplin, solidaritas, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu nan memecah belah.

PBNU menegaskan larangan keras bagi kader maupun penduduk NU untuk terlibat dalam tindakan perusakan ataupun perbuatan nan dapat mengganggu ketertiban masyarakat di beragam daerah.

Sebagai ikhtiar spiritual, PBNU menganjurkan seluruh jejeran memperbanyak istighatsah, baik secara bersama-sama maupun perorangan, guna memohon perlindungan Allah SWT bagi keselamatan bangsa.

Instruksi PBNU tersebut ditutup dengan penegasan agar seluruh kader melaksanakan pengarahan organisasi dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya stabilitas nasional dan keberlangsungan kehidupan berbangsa nan damai.

Selengkapnya
↑