ARTICLE AD BOX
Jakarta -
Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-22. Ketua MK Suhartoyo mengatakan para pengadil dan pegawai di MK mempunyai tantangan untuk konsisten menjaga marwah lembaga.
"Ujian sesungguhnya adalah konsistensi kita, apakah kita dapat terus menjaga marwah Mahkamah Konstitusi ini, alias justru terjebak dalam rutinitas semata," kata Hakim Suhartoyo dalam sambutannya di aktivitas HUT ke-22 MK di Halaman Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2025).
Suhartoyo mengingatkan jajarannya soal pentingnya kepercayaan publik. Dia menyebut kepercayaan itu dibangun dengan konsistensi dalam menegakkan hukum.
"Kepercayaan publik adalah aset nan tak ternilai. Hal tersebut dibangun oleh konsistensi dalam menegakkan norma dan keadilan, serta dipelihara oleh keteladanan seluruh komponen di dalam lembaga ini. Oleh lantaran itu, mari kita perkuat komitmen bersama, memberikan kontribusi terbaik, bukan hanya terbatas memberikan pelayanan persidangan, tetapi juga sebagai penjaga konstitusionalisme Indonesia," ujarnya.
Dia mengatakan seluruh pegawai di MK kudu bersikap jujur. Dia menyebut lembaga peradilan nan kuat bukan hanya dilihat dari putusan nan dihasilkan, tapi juga sikap para petugas di lembaga itu.
"Lembaga peradilan nan kuat tidak hanya tercermin dari putusan-putusannya, tetapi juga dari karakter para pelaksana tugas negara nan jujur dan setia pada nilai-nilai luhur bangsa," katanya.
Suhartoyo mengatakan usia 22 tahun menjadi fase dewasa bagi suatu institusi. Dia mengatakan MK telah melewati beragam ujian selama 22 tahun berdiri.
"Usia 22 tahun adalah fase kedewasaan bagi sebuah institusi. Mahkamah Konstitusi telah melewati beragam ujian sejarah, mengawal konstitusi dalam beragam dinamika kebangsaan. Tidak mudah bagi sebuah lembaga peradilan dalam sistem ketatanegaraan untuk memperoleh kepercayaan publik. Apalagi, mempertahankannya dalam arus era nan bergerak begitu sigap dan kompleks," ujarnya.
(mib/haf)