ARTICLE AD BOX
Jakarta, --
Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi rumah duka pengemudi ojol almarhum Affan Kurniawan di area Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) malam ini.
Prabowo berbareng rombongan tiba di rumah duka sekitar pukul 21.50 WIB.
"Saya turut bela sungkawa ya, baik-baik ya," ujar Prabowo kepada pihak family Affan di dalam rumah duka, dilihat dari rekaman video nan dikirim Wamenkodigi Angga Raka.
Dalam kesempatan itu, Prabowo pun bertanya tentang adik alias kakak almarhum.
Prabowo pun memeluk orang tua almarhum seraya mencoba menenangkan, "Iya sabar-sabar."
Kedua orang tua almarhum, terutama ibunya tak kuasa menahan tangis. Prabowo pun menyalami dan menguatkan dua kerabat almarhum lainnya.
Dia lampau menyalami sejumlah orang nan berada di dalam rumah duka.
"Ini sudah takdir, tapi keadilan, kita keluarga, mau ditegakkan," terdengar permintaan salah satu pihak kerabat korban kepada Prabowo di dalam rumah duka tersebut.
"Pasti-pasti," jawab Prabowo.
Koresponden CNNIndonesia TV, Teddy Zuhari melaporkan terlihat pula Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Menko Polkam Budi Gunawan.
Terlihat pula Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Selain itu, tampak pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Belum dapat terkonfirmasi apakah Wapres Gibran Rakabuming Raka juga datang di rumah duka.
Prabowo terlihat keluar dari rumah duka sekitar pukul 21.57 WIB, dan menyalami sejumlah penduduk di sana.
Affan adalah pengemudi ojol nan meninggal bumi dilindas mobil rantis Brimob ketika demonstrasi terjadi area Penjernihan, Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8) malam kemarin.
Tewasnya Affan telah memantik kemarahan beragam lapisan masyarakat di beragam kota Indoensia.
Demo solidaritas untuk Affan digelar di sejumlah kota di Indonesia seperti Medan, Bandung, Jakarta, Solo, Surabaya, hingga Makassar pada Jumat ini.
Di kota-kota tersebut, massa terlibat berantem dengan abdi negara keamanan apalagi hingga malam ini.
Di Jakarta, massa apalagi memasuki gerbang Polda Metro Jaya, menuntut berjumpa Kapolda Metro Jaya mengenai kasus Affan Kurniawan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri hingga Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah mengutarakan duka cita dan permintaan maaf atas peristiwa Affan.
Presiden Prabowo pun menyampaikan duka cita. Dia mengaku terkejut dan kecewa terhadap tindakan berlebihan abdi negara nan mengakibatkan Affan meninggal dunia.
Propam Polri telah menetapkan tujuh Brimob melanggar etik lantaran ada di dalam rantis nan melindas Affan. Ketujuh Brimob itu sekarang dipatsus selama tujuh hari.
Propam juga berjanji melimpahkan pidana kasus ini untuk diproses norma selanjutnya.
(tim/kid)