ARTICLE AD BOX
Sabtu, 30 Agu 2025 00:51 WIB

Bandung, --
Aksi demonstrasi di depan Gedung Sate, Bandung, Jumat (29/8), berjalan ricuh setelah pagar utama gedung pemerintahan Jawa Barat sukses dijebol massa.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.15 WIB ketika ratusan demonstran nan sebelumnya berada di DPRD Jabar, sekarang bergeser ke Gedung Sate nan merupakan instansi Gubernur Bandung. Dua kompleks gedung itu berjarak sepelemparan batu di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Awalnya, massa ditembaki gas air mata. Kemudian massa berlarian ke arah gedung sate. Massa pun membakar pagar dan sukses menjebol gedung sate.
Petugas TNI Polri langsung menghalau para tindakan massa. Bentrokan pun tak terhindarkan.
Saat buletin ini ditulis pukul 22.50 WIB, situasi di sekitar Gedung Sate, Bandung, memanas.
Massa tindakan nan sempat merangsek masuk ke area Gedung Sate akhirnya sukses dipukul mundur aparat. Meski demikian, tindakan lempar-lemparan tetap terjadi di sekitar lokasi.
Hingga buletin ini diturunkan, abdi negara keamanan tetap berupaya mengendalikan situasi. Suasana di beberapa titik sekitar Dago dan Gedung Sate terlihat mencekam, dengan bunyi sirene dan letupan terdengar bersahutan.
Sebelumnya, pada sekitar pukul 19.18 WIB, buntut dari tembakan gas air mata, dalam unjuk rasa di DPRD Jabar, Jumat (29/8) peserta tindakan massa berceceran berlarian. Imbasnya mereka memaksa masuk hotel Pullman nan ada tepat di di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
"Bukai woi. Air air," teriak beberapa peserta tindakan massa.
Para massa sempat menggoyangkan pagar besok dan sukses membobol pintu masuk hotel Pullman. Sorakan pun terdengar jelas dari Gedung Sate.
Sementara itu, tak jauh dari Gedung Sate, tetap di Jalan Diponegoro, Gedung DPRD Jabar terlihat terbakar pada bagian pagar. Di seberangnnya satu rumah pun di bakar massa unjuk rasa.
Kobaran api di pintu pagar DPRD Jabar pun makin membesar pada Jumat malam. Api diduga berasal dari layar videotron nan terbakar di sekitar lokasi.
Tak lama setelah itu, terdengar ledakan cukup besar disertai bunyi desisan gas. Dari info nan dihimpun di lapangan, ledakan tersebut diduga dipicu tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram nan dilemparkan massa aksi.
(csr/kid)
[Gambas:Video CNN]