ARTICLE AD BOX
Warga di Jalan Raya Bogor, Kota Depok dihebohkan dengan munculnya asap panas. Asap panas misterius itu keluar dari dalam tanah.
Kejadian ini terekam video amatir penduduk dan beredar viral di media sosial. Dalam rekaman video terlihat asap menyembur dari dalam tanah.
Warga nan penasaran mencoba meletakkan termometer untuk mengukur semburan asap tersebut. Dari termometer terlihat suhu langsung meningkat tinggi setelah diukurkan ke dalam tanah tersebut.
Apakah semburan mirip asap itu adalah gas, hingga sekarang belum diketahui. Belum diketahui juga dari mana sumbernya semburan asap tersebut.
Dishub Depok Cek Lokasi
Kejadian ini membikin petugas Dinas Pehubungan (Dishub) Depok turun ke lokasi. Pihak Dishub Depok mengecek ke letak pada Selasa (12/8/2025) setelah muncul info menyebut asap keluar dari bawah tiang penerangan jalan umum (PJU).
Pantauan di letak pagi tadi, petugas Dishub mengecek ke letak berbareng warga. Terlihat asap itu keluar dari bawah tiang lampu yang berdekatan dengan selokan.
Mereka menggali tiang bawah lampu untuk mencari titik asap. Titik asap itu berada di bawah kabel tiang lampu.
Asap Berbau Belerang
Seorang penduduk berjulukan Evvik Kurniawan (30) menjelaskan awal mula munculnya asap panas tersebut. Semburan asap panas itu muncul di trotoar depan toko milik Evvik.
"Awal tahu si warung ini, tapi tadi pagi saya dikabarin tante saya, 'Ini ada asap keluar, coba tolong dicek apanya ada nan korslet alias gimana' Karena kita nggak ngerti, saya usil ambil perangkat termometer," ujar Evvik saat ditemui wartawan, Selasa (12/5).
Evvik menjelaskan bahwa asap tersebut mengeluarkan aroma seperti belerang. Evvik cemas dengan adanya semburan asap panas tersebut.
"Iya, jika pas asapnya keluar itu ada bau-bau belerang jika pagi. Iyalah, ngeri nyetrum juga jika kabel listrik alias apa sampai digali aja tetap keluar asap," ujarnya.
Panas hingga 70 Derajat Celcius
Karena penasaran, Evvik sempat mengukur suhu asap tersebut. Ia pun sempat melapor ke PLN juga Dinas PUPR untuk mengecek lokasi.
"Saya ukur panasnya, rupanya panas sampai 70 derajat. Setelah itu saya bingung mau lapor ke mana. Lapor ke PLN udah, PU udah, terus kemarin pihak PU bilang nggak ada masalah di kabel listrik," jelas Evvik.
Karena bingung, Evvik membikin video nan akhirnya viral dan ditindaklanjuti Dishub Depok.
"Makanya saya bingung mau ke mana, lapor ke kerabat saya nan media, di-follow up sampai datang orang Dishub," jelasnya.
Sudah Seminggu Muncul
Menurutnya, asap tersebut sudah muncul sejak sepekan lalu. Penemuan ini juga sudah ditindaklanjuti PLN dan Dinas PUPR.
"Udah semingguan, udah sempet digali PLN juga, dari hari Selasa minggu kemarin ini lebih lanjut (pengecekan oleh Dishub) lantaran kemarin (PLN) nan datang ngecek katanya bukan kewenangan mereka," tuturnya.
"Kalau kayak gini, lantaran nggak ada korsleting dari kabel, katanya jadi pihak PLN dan PU bilang bukan kewenangan mereka menggali ini. Nanti pihak nan lebih mahir lagi," tutupnya.
Kabel Listrik Aman
Staff Teknisi PJU Dishub Kota Depok Agus Nursalim mengatakan sudah menonaktifkan aliran listrik lampu penerangan jalan umum (PJU). Saat dicek, asap tersebut tetap keluar dari bawah tanah.
"Hari ini untuk dari PJU Kota Depok mendatangi tempat dari Jalan Raya Bogor lantaran ada info beredar soal asap keluar dari kabel," kata Agus saat ditemui wartawan, Selasa (12/8).
Agus menyampaikan pihaknya telah mematikan aliran listrik di lokasi. Akan tetapi, asap panas tersebut tetap muncul.
Ia memastikan asap panas itu tidak ada hubungannya dengan instalasi kabel lampu penerangan jalan nan ada di lokasi.
"Dan setelah dicek dengan kabel, itu sudah dimatikan semua arusnya. Tapi itu asapnya tetap keluar dari bawah tanah. Jadi itu untuk lampu PJU tidak berasosiasi dengan asap dari bawah," tambahnya.
Saat ini Dishub tetap mencari tahu mengenai penyebab munculnya asap tersebut. Sebab, menurutnya, asap itu bukan berasal dari kabel lampu PJU.
"Masih dicari tahu ya lantaran asapnya di bawah kabel PJU. Ini jika kabel PJU udah kita matikan, asap tetap keluar kan? Kalau misal itu berasal dari kabel, paling nggak kabel udah leleh lantaran panas. Nah di sini kita cek, bongkar, rupanya dari kabel aman. Asapnya dari bawah tanah," tutupnya.
(mea/mea)