ARTICLE AD BOX
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/4569649/original/002383900_1694275371-20230909AB_Indonesia_U23_vs_Chinese_Taipei_U23_1.jpg)
, Jakarta - Timnas Indonesia batal beruji coba melawan Kuwait dalam FIFA Matchday September 2025. Federasi Sepak Bola Kuwait secara mendadak membatalkan partisipasi mereka lewat surat resmi nan diterima PSSI pada 21 Agustus 2025.
Sebagai gantinya, Timnas Indonesia bakal berhadapan dengan Chinese Taipei dan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Duel kontra Chinese Taipei dijadwalkan berjalan pada 5 September 2025, sementara melawan Lebanon dimainkan pada 9 September 2025.
Dua laga ini menjadi bagian krusial dari persiapan skuad Garuda jelang tampil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di mana Indonesia bakal bersaing dengan Arab Saudi dan Irak.
Chinese Taipei merupakan satu di antara kekuatan tim dari area Asia Timur dan sudah berulang kali menjadi musuh Timnas Indonesia. Yuk simak profil dan kualitas dari Timnas Chinese Taipei berikut ini:
Timnas Indonesia kembali kehadiran amunisi baru! Erick Thohir resmi mengumumkan dua pemain diaspora, Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra, nan bakal memperkuat Garuda pada FIFA Matchday September 2025 menghadapi Chinese Taipei dan Lebanon.
Yuk gabung channel whatsapp untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Sepak Terjang Chinese Taipei
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/4569643/original/007096500_1694274521-20230909AB_Indonesia_U23_vs_Chinese_Taipei_U23_19.jpg)
Timnas Chinese Taipei sekarang diasuh oleh pembimbing Che-Ming Huang nan baru saja ditunjuk sejak 1 Agustus 2025. Mereka banyak dihuni pemain-pemain nan berkompetisi di dalam negeri sendiri.
Skuad Timnas Chinese Taipei berkekuatan 23 pemain, dengan nama-nama andalannya seperti Chiu-Lin Huang, Tzu-Ming Huang, Ming-Hsiu Chao, Meng-Cheng Tsai, Chia-Huang Yu, hingga pemain naturalisasi Emilio Estevez nan bermain untuk klub Singapura, Tanjong Pagar.
Tim ini sepanjang sejarahnya pernah meraih dua lencana emas di arena Asian Games pada jenis 1954 dan 1958, serta pernah menduduki ranking ketiga Piala Asia 1960. Sepak terjang Timnas Chinese Taipei akhir-akhir kesulitan bersaing di level Internasional.
Sepanjang tahun 2024, mereka hanya meraih satu kemenangan di laga resmi ialah mengalahkan Singapura 3-2. Selebihnya, Chinese Taipei selalu kalah dari Kirgistan (0-2) dan (1-5), digasak Oman (0-3), Takluk 1-3 dari Malaysia, dan kandas 2-3 dari Kamboja.
Memasuki tahun 2025, Chinese Taipei bersaing di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Hasilnya kalah 1-2 dari Turkmenistan pada Maret 2025 dan kembali keok 1-3 dari Sri Lanka pada Juni lalu.
Pemain Kunci
Satu di antara pemain Timnas Chinese Taipei nan menjadi jagoan adalah gelandang Emilio Estevez. Pemain berdarah Spanyol-Chinese Taipei berumur 27 tahun dan sudah mondar-mandir memperkuat negaranya.
Ia mencatat 17 caps berbareng Timnas Chinese Taipei senior sejak debutnya pada 15 Oktober 2019 menghadapi Australia di arena Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pemain berposisi gelandang serang ini juga pernah menghadapi Timnas Indonesia pada 2021 di arena Kualifikasi Piala Asia 2023.
Kini dia bermain untuk klub Liga Singapura, Tanjong Pagar. Sebelumnya, dia sempat memperkuat klub di Kanada, lampau juga pernah di tim ADO Den Haag U-21, hingga ke Spanyol di klub Ourense CF. Setelah itu dia banyak berkarier di liga Chinese Taipei di klub seperti Eastern, Rangers, Tai Po, dan Hang Yuan.
Rekor Pertemuan dengan Timnas Indonesia
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/4569651/original/004089900_1694275372-20230909AB_Indonesia_U23_vs_Chinese_Taipei_U23_16.jpg)
Sepanjang sejarahnya, Timnas Indonesia sudah 14 kali berjumpa Chinese Taipei di seluruh ajang. Dari jumlah duel tersebut, Indonesia meraih 10 kemenangan dan menelan empat kekalahan.
Tak hanya tampil dominan, Timnas Indonesia juga terbilang produktif ketika berantem dengan Chinese Taipei. Tim Merah-Putih sukses mendulang 33 gol dan kebobolan 11 gol dari 12 pertandingan tersebut.
Satu di antara kemenangan paling berkesan Indonesia atas Chinese Taipei adalah pada arena Merdeka Tournament 1968.
Kala itu Timnas Indonesia meraih kemenangan 10-1 atas Chinese Taipei. Hasil tersebut menjadi kemenangan terbesar Indonesia atas Chinese Taipei.
Sementara itu, kemenangan teranyar nan diraih Timnas Indonesia atas Chinese Taipei adalah pada laga leg kedua play-off kualifikasi Piala Asia 2023.
Dalam pertandingan nan berjalan di Chang Arena, Buriram, 11 Oktober 2021, Indonesia menang telak 3-0 melalui gol Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan Witan Sulaeman.