ARTICLE AD BOX
Sekretaris Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni tak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Jabatan Sahroni lenyap usai dirinya menjadi sorotan publik lantaran bicara penghasilan dan tunjangan para personil DPR.
Dirangkum , Sabtu (30/8/2025), Sahroni disorot publik saat bicara mengenai penghasilan dan tunjangan para personil DPR. Ia meminta masyarakat tidak memandang nominalnya nan dianggap fantastis.
"Jadi jangan dilihat lantaran nilai uangnya, wow, fantastis. Nggak, itu biasa sebenarnya. Cuma kan ada orang nan nggak senang, wow gila DPR semau-maunya gitu. Dapet duit senang-enaknya ngelakuin hal. Nggak," kata Sahroni di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/8).
Dia menyebut personil DPR bakal membagi rezeki nan dipunya kepada masyarakat. Namun, Sahroni memandang 580 personil DPR pasti mempunyai langkah tersendiri dalam mendistribusikan perihal tersebut.
"Kita-kita orang adalah perwakilan nan dinamai adalah pejabat publik nan juga digaji oleh masyarakat. Uangnya pasti kembali ke masyarakat. Tanpa perlu dikasih tahu ya, ini uangnya, duit gajian gue, gue kasih ya sama kalian. Nggak perlu," ucap Sahroni.
"Jadi tangan kanan memberi, tangan kiri ya diumpetin-lah ceritanya. Itu istilah. Tapi lagi-lagi, teman-teman personil DPR, 580 personil DPR ini adalah punya empati keberpihakan kepada masyarakat dengan caranya masing-masing," tambahnya.
Sahroni menilai tunjangan nan didapat oleh personil DPR RI lebih irit daripada rumah dinas nan sebelumnya didapat. Sahroni menyebut biaya perawatan rumah dinas, jika dikalkulasi, lebih besar dari Rp 50 juta.
"Kalau dikasih akomodasi rumah, itu biayanya bakal lebih mungkin 10 kali lipat dari nan dikasih tunjangan kepada personil DPR, sebanyak Rp 50 juta. Kenapa, lantaran biaya perawatan itu tak terhingga, banyak rusak AC-lah, perlengkapan di dalamnya. Kenapa waktu itu banyak nan dikasih masukan, lebih baik dikasih tunjangan tunai. Di mana tidak memberatkan negara, agar posisinya tidak, anggaran negaranya tidak terganggu," ujarnya.
NasDem Copot Sahroni
Fraksi Partai NasDem mencopot Ahmad Sahroni dari posisi ketua Komisi III DPR. Kini, Sahroni tak lagi menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR.
Surat penggantian Sahroni dari ketua Komisi III DPR beredar di kalangan wartawan, Jumat (29/8). Surat itu bernomor F.NasDem.758/DPR-RI/VIII/2025.
Surat tersebut sudah ditandatangani oleh Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat. Kemudian, Sahroni sebagai Sekretaris Fraksi Partai NasDem juga meneken surat tersebut.
Dalam surat nan beredar itu disebutkan bahwa Sahroni diganti dari Wakil Ketua Komisi III DPR. Ia sekarang menjabat sebagai personil Komisi I DPR.
Sementara itu, posisi Wakil Ketua Komisi III DPR nan ditinggalkan Sahroni sekarang diisi oleh Rusdi Masse Mappasessu. Rusdi Masse sebelumnya menjabat sebagai personil Komisi IV DPR.
(fas/idn)