ARTICLE AD BOX
Sabtu, 30 Agu 2025 04:27 WIB
Makassar, --
Aksi pembakaran Kantor DPRD Makassar, Sulawesi Selatan terjadi saat massa melakukan tindakan solidaritas atas kematian ojol Affan Kurniawan, Jumat (29/8).
Saat tindakan massa tak dikenal membakar gedung DPRD, sedang berjalan rapat paripurna di dalamnya, nan juga dihadiri jejeran ketua Pemerintah Kota Makassar.
Unsur ketua kota itu, termasuk Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sukses dievakuasi.
Namun, dalam peristiwa kebakarn itu menyantap korban jiwa, termasuk salah satu ASN setelah mencoba loncat dari lantai 4 gedung tersebut.
Massa bergerak ke instansi DPRD Makassar setelah menutup dan membakar pos lantas di pertigaan Jalan AP Pettarani-Sultan Alauddin.
"Massa menduduki instansi DPRD Kota Makassar malam ini, saat kami sedang rapat paripurna," kata Wakil Ketua 2 DPRD Makassar, Anwar Faruq, Sabtu (30/8) awal hari WIB.
Sebelum massa tiba, seluruh personil majelis dan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin serta Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Ilham sementara menggelar rapat paripurna. Namun, massa tiba langsung melakukan perusakan dan membakar sejumlah kendaraan hingga gedung DPRD tersebut.
Dalam kondisi panik, seluruh personil majelis dan ketua Pemkot Makassar langsung dilakukan pemindahan melalui jalur nan kondusif dari massa aksi.
"Pak Wali dan bu wakil wali, pak sekda dievakuasi lewat belakang dengan motor. Alhamdulillah kami semua selamat. Cuma instansi dan mobil nan dirusak," ujar Anwar.
Anwar Faruq berambisi kondisi Kota Makassar dapat segera kondusif agar masyarakat bisa melakukan aktivitasnya seperti semula.
"Semoga situasi kondusif. Makassar aman. Makassar kota damai," katanya.
(mir/kid)